15 Cara Menghilangkan Rasa Malu dan Rendah Diri

Kebanyakan orang akan mengalami saat-saat malu. Namun pada kenyataannya, mereka berbeda dengan orang-orang dengan kepribadian pemalu.

Bagi yang belum pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi pemalu, mungkin akan sulit membayangkan betapa menyesakkannya hal itu, apalagi ketika dihadapkan pada situasi yang menuntut profesionalisme. Rasa malu sebenarnya bisa menghalangi seseorang untuk melakukan sesuatu.

Sebagian alasannya adalah karena orang pemalu menghindari situasi publik di mana mereka harus muncul atau berbicara karena mereka tidak suka diperhatikan, dan sebagian karena mereka mengalami kecemasan yang berlebihan.

Orang pemalu cenderung menghindari situasi sosial tertentu karena mereka takut ditolak atau dikritik bahkan jika mereka ingin bergaul dengan orang lain. Mereka pada akhirnya akan merasa kesepian dan terisolasi, yang akan meningkatkan risiko mereka mengalami depresi atau masalah lain seperti kecemasan dan fobia sosial dalam psikologi.

Cara Menghilangkan Rasa Malu

Terkadang orang mencoba mengatasi rasa malu mereka dengan cara yang salah dan berakhir dalam situasi yang lebih buruk. Misalnya, mereka mengalami ciri-ciri depresi terselubung, ciri-ciri depresi berat, dan ciri-ciri depresi ringan. Inilah cara yang tepat untuk menghilangkan rasa malu.

1. Jangan tunjukkan

Bahkan jika Anda pemalu, Anda harus berusaha untuk tidak menunjukkannya saat Anda bersama orang lain. Tentu saja, orang lain yang dekat dengan Anda akan mengetahuinya, tetapi orang asing tidak akan mengetahuinya.

Jadi, tidak perlu secara terbuka menunjukkan kepribadian pemalu Anda di depan orang asing. Juga, jangan menyebut diri Anda pemalu.

2. Tenang

Jika orang lain menyebut rasa malu Anda, tetaplah tenang. Bahkan jika dibahas dalam diskusi. Hadapi rasa malu Anda dengan tenang dan reseptif selama masih dibicarakan dengan maksud untuk mencari jalan keluar dan membantu Anda, seperti cara menghilangkan kecemasan dan mengatasi gangguan kecemasan.

3. Jangan mengkritik diri sendiri terlalu keras

Jika terkadang kita merasa karakter kita cacat, kritikus terbesar kita sebenarnya adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. Oleh karena itu, musuh terbesar kita bukanlah orang lain, tetapi diri kita sendiri. Karena kita memiliki konsep diri yang salah dalam psikologi komunikasi.

Kita sering merasa gagal karena kekurangan-kekurangan ini, dan kita terlalu banyak mengkritik diri sendiri sehingga hasilnya justru mengarah pada stres dan depresi. Jangan biarkan suara batin negatif Anda mengecewakan Anda. Sebaliknya, Anda harus menggunakan suara hati itu untuk menganalisis kekurangan yang Anda rasa Anda miliki.

4. Ketahui kekuatan Anda

Anda mungkin berpikir bahwa rasa malu adalah kelemahan kepribadian yang besar, tetapi bukan berarti itu bukan tanpa kelebihannya. Selalu ada dua hal yang berlawanan dalam diri manusia.

Kekurangannya memiliki kelebihan. Fokus pada kekuatan Anda tentang cara mengatasi rasa malu dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.

5. Pilih Teman

Mengatasi dan mengatasi kekurangan juga membutuhkan bantuan orang-orang di sekitar Anda. Rasa malu bisa dihilangkan dengan dukungan teman yang tepat. Jadi, pilih cakupan koneksi Anda dengan hati-hati.

Jatuhkan dan hindari teman yang bereaksi negatif. Anda membutuhkan seorang teman yang dapat mendukung Anda dan membantu Anda mengendalikan emosi Anda. Bukan sebaliknya.

6. Hindari godaan dan intimidasi

Akan selalu ada seseorang yang menyulitkan untuk menghilangkan rasa malu yang ingin kamu lakukan. Mereka suka menggoda dan mengejek orang yang memiliki kekurangan.

Ada yang menggunakan ejekan sebagai media sosial, ada yang tidak tahu kapan harus berkata baik, dan ada yang tidak peduli jika menyinggung orang lain. Jika Anda melihat orang-orang seperti ini di sekitar Anda, segera jauhkan diri Anda dari mereka.

7. Perhatikan orang lain

Jika Anda terlalu melekat pada kekurangan Anda sendiri, Anda tidak tahu betapa sulitnya bagi orang lain untuk menderita karena kekurangan Anda sendiri. Cobalah untuk mengamati orang lain lebih dekat dan tenang.

Anda juga akan menyadari bahwa Anda bukan satu-satunya yang berjuang dengan kekurangan dan kecemasan batin Anda sendiri. Dengan begitu Anda tahu bahwa Anda tidak sendirian dan memiliki energi untuk terus mencoba.

8. Cobalah untuk berpikir positif

Jika Anda mengalami satu waktu yang buruk karena rasa malu Anda, jangan berpikir sisa hari itu akan buruk. Itu tidak berarti bahwa satu momen buruk akan membuat momen buruk lainnya.

Anda mungkin terus mengalami hal-hal buruk karena Anda terlalu memikirkan kemalangan atau kesalahan yang telah Anda lakukan di masa lalu. Anda perlu cara untuk menghilangkan rasa malu dengan menjaga pola pikir positif, sehingga Anda tidak kehilangan motivasi untuk terus memperbaiki diri.

9. Jangan terlalu banyak berpikir

Imajinasi itu baik, tetapi terlalu banyak dapat membuat Anda merasa negatif. Imajinasi yang berlebihan membuat sulit untuk mempertahankan pikiran positif. Karena lebih baik berhenti berpikir sebaliknya dan biarkan pikiran Anda disibukkan dengan hal-hal buruk.

Dengan kata lain, berkat berbagai jenis fantasi dalam psikologi, jauhi kebiasaan melamun yang justru membuat Anda terjerumus ke dalam pikiran negatif.

10. Berani

Cara menghilangkan rasa malu tidak akan dimulai kecuali Anda mengambil langkah pertama. Dibutuhkan keberanian untuk mengatasi rasa malu ini. Misalnya, cobalah sesuatu yang baru meskipun Anda takut melakukannya. Keluar dari zona nyaman Anda dengan melakukan hal-hal ini. Bergabunglah dengan klub atau komunitas baru, keluarlah dengan berani, dan lakukan hobi baru.

11. Buat daftar ketakutan Anda

Salah satu hal utama yang mencegah Anda mengekspresikan diri adalah adanya ketakutan tertentu yang Anda rasakan. Misalnya, takut salah, takut dimarahi, takut diejek, dll. Buatlah daftar hal-hal yang membuat Anda takut, mulai dari yang paling Anda takuti.

Kemudian pikirkan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya satu per satu. Jika Anda dapat mengatasi satu ketakutan, Anda dapat melanjutkan ke ketakutan berikutnya sampai semua masalah teratasi.

12. Latihan Berbicara

Sebagai cara untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda, Anda dapat mencoba berbicara di forum publik terlebih dahulu. Berlatihlah memberikan ucapan selamat datang atau pidato singkat sebagai cara untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda. Buat pidato Anda lebih menarik dengan memasukkan beberapa lelucon atau anekdot dan cerita pendek. Cobalah lebih banyak percakapan di berbagai kesempatan dengan kolega, orang asing, keluarga, dan teman. Tentu saja, gunakan kalimat dan nada persuasif untuk mengkomunikasikan pikiran dan ide Anda melalui berbicara.

13. Mulai Bergabung

Jika selama ini Anda selalu menarik diri karena malu, bergabunglah dengan berbagai kelompok dan kelompok di sekitar Anda. Terhubung lebih dekat dengan mereka. Misalnya, mengobrol sambil mengantri dengan orang lain atau mencari teman baru.

Ingatlah bahwa ketika Anda menabrak rintangan, Anda tidak dapat membuat semua orang menyukai Anda dan sebaliknya. Ambil kesempatan dan berada dalam posisi untuk mengenal banyak orang baru.

14. Lepaskan Perisai Anda

Ketakutan akan penolakan dan penghinaan akan menghalangi Anda untuk lebih aktif secara sosial maupun profesional. Satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah dengan membuka perisai. Berlatihlah dengan orang yang Anda sukai dan percayai. Anda akan menemukan bahwa semakin Anda melakukan ini, semakin mudah dari waktu ke waktu.

Anda akan lebih dekat dengan orang lain dan mendapatkan pengalaman baru. Dengan demikian, kepercayaan diri akan menjadi cara untuk meningkatkan dan memperkuat mental dalam interaksi sosial. Banggalah dengan siapa Anda sebenarnya dengan membiarkan orang lain melihat siapa Anda sebenarnya dan menerimanya.

15. Percaya Diri

Keyakinan tidak hanya dikenal dalam kata-kata kita tetapi juga dalam tindakan kita, umumnya bahasa non-verbal. Belajarlah untuk mengekspresikan bahasa tubuh yang percaya diri. Misalnya, berjalan dengan gaya berjalan lurus, mengangkat dagu dan menatap langsung ke mata. Ketika berbicara dengan orang lain, lakukan kontak mata, lambaikan tangan Anda dengan penuh semangat, atur nada suara Anda menjadi tenang dan percaya diri, dan cobalah untuk terlihat nyaman ketika ada banyak orang atau orang baru.

Ketika Anda bisa bergaul dengan baik dan mulai mencari cara untuk menghilangkan rasa malu itu, Anda akan menyadari bahwa interaksi sosial bukanlah sesuatu yang harus ditakuti selama kita tahu bagaimana menanganinya dengan baik. Jadi interaksi sosial dan pamer tidak bisa dihindari. Dengan latihan, Anda dapat meningkatkan keterampilan sosial Anda berdasarkan apa yang Anda pelajari di lingkungan sekitar Anda, dan pada akhirnya Anda akan merasa lebih percaya diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.